Penyakit kardiovaskular dapat menyerang siapapun baik pria maupun wanita tergantung dengan gaya hidup seseorang yakni merokok, kelebihan berat badan, kurang berolahraga, tekanan darah tinggi dan diabetes. Ada beberapa faktor risiko yang tidak dapat dihindari diantaranya yaitu riwayat penyakit kardiovaskular dalam keluarga, pernah mengalami penyakit aterosklerotik (serangan jantung, angina, stroke, penyakit arteri perifer), gender (penyakit kardiovaskular lebih sering terjadi para pria dibandingkan wanita hingga usia lanjut, saat kemungkinan terjadinya pada pria dan wanita menjadi sama), usia lanjut serta etnik (orang Indo-Asia lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular).

Data WHO (organisasi kesehatan dunia) saat ini menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu secara global, yaitu sebagai penyebab 31% kematian. Pada tahun 2012 sekitar 17.5 juta orang di dunia meninggal dunia karena penyakit kardiovakular ini, yang terdiri dari 42% kematian karena penyakit jantung koroner, dan 38% karena stroke. Di Indonesia, prevalensi penyakit jantung koroner berdasarkan diagnosis dokter dan gejala sekitar 1,5%, gagal jantung 0,3%. Angka ini diperkirakan akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang

Skrining penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan salah satu cara untuk mengenali resiko penyakit tersebut bagi seseorang. Skrining ini bertujuan membantu anda untuk mendeteksi serta mengarahkan kemana utnuk berkonsultasi/memeriksakan diri sehingga dapat mencegah ke arah kondisi yang lebih berat.

Silahkan Melakukan Konsultasi dengan Memilih menu "Konsultasi" yang berada di Menu pilihan.